Begini Rupa Spesies Cepret

"How is it that you keep mutating and can still be the same virus" (Chuck Palahniu) 

Ada yang menggelitik di majalah Tempo edisi terbaru 28 Okt- 3 Nov 2019. Sebuah spesies baru hasil interpretasi dari seniman atas hewan jelmaan bernama cepret. 

Cepret adalah perpaduan antara Cebong dan Kampret. Cebong dan Kampret adalah dua istilah yang sangat populer pada masa kampanye pemilihan presiden tahun 2018 - 2019. Cebong dan Kampret mewakili pilihan salah satu pasangan calon presiden pada waktu itu. Biasanya orang langsung digolongkan ke salah satu jenis baik jadi cebong atau jadi golongan kampret. 

Belakangan keduanya hewan ini menjadi satu dan ramai sekali di media sosial. Perihal persatuan keduanya. 

Saya mengingat kembali peran seniman dalam proses interpretasi ilmiah. Misalnya untuk menunjukan bagaimana rupa sesungguhnya dari sebuah fosil yang ditemukan di sebuah tempat oleh peneliti. Seniman dengan segala kreativitasnya bekerja untuk mendapatkan gambaran sebaik-baiknya, sedetail mungkin mendekati rupa yang asli. 

Kehadiran seniman ini sering saya lihat di televisi semacam National Geographic. Di Indonesia, ketika ilmuwan menemukan fosil manusia purba di Nusa Tenggara yang disebut Hobit, lalu seniman membuat gambaran kehidupannya pada masa itu. Rupa dan bentuk yang didasarkan pada penemuan tulang di lokasi. Hasil gambarannya juga sangat menarik. Lihat majalah National Geographic edisi manusia Hobit. Di situ ada gambarnya yang detail tentang kehidupan manusia purba pada masa itu. 

Ah kembali ke spesies Cepret lagi. Dalam gambar tersebut, saya melihat beberapa coretan perihal hadirnya spesies Cepret ini. Dalam keterangan dituliskan bahwa hewan ini adalah mutasi genetik dari Cebong dan Kampret. Cebong yang hidup di air sementara Kampret hidup melayang-layang di udara. Kampret digambarkan sebagai kelelawar. 
Terjadi perubahan iklim, ada badai besar yang membuat Cebong bisa terbang dan Kampret bisa berenang. Mereka bersatu dalam pusaran badai. Lalu terjadi disorientasi akibat rotasi posisi dengan intensitas tinggi. 
Saat itu, terjadilah mutasi gen! Duaaar!!!

Dan seekor spesies baru lahir. Ladies and gentleman, inilah CEPRET!



Gambar ini diambil dari Majalah Tempo edisi 28 Oktober - 3 November 2019. 
Gambar lengkapnya seperti di bawah ini! 




Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Begini Rupa Spesies Cepret "

Posting Komentar