Tanaman - Tanaman Yang Berharga Pada Zaman Yunani Kuno
Pada masa Yunani Kuno, tanaman bukan hanya sumber pangan, tetapi juga simbol status sosial, elemen mitologi, dan komoditas ekonomi yang sangat berharga.
Berikut adalah beberapa tanaman yang dianggap paling berharga saat Yunani Kuno:
1. Zaitun (Olive Tree): Tanaman paling ikonik dan berharga. Pohon zaitun dianggap suci (khususnya bagi Athena) dan minyaknya merupakan komoditas ekspor utama yang digunakan untuk memasak, penerangan, bahan bakar, kosmetik, dan perawatan tubuh para atlet.
2. Silphium (Sulfium): Tanaman obat dan bumbu yang sangat bernilai, bahkan harganya disetarakan dengan perak. Tanaman ini sangat populer untuk pengobatan, kontrasepsi, dan bumbu masak, namun akhirnya punah karena permintaan yang terlalu tinggi.
3. Anggur (Grapevine): Penting untuk produksi anggur (wine), yang merupakan bagian integral dari budaya, diet, dan ritual keagamaan (simbol Dionysus) Yunani Kuno.
Jelai (Barley) dan Gandum: Serealia utama yang menjadi tulang punggung pangan, dengan jelai sering kali lebih banyak dikonsumsi daripada gandum.
4. Oregano Yunani (Greek Oregano): Dianggap sebagai bumbu dan tanaman obat yang sangat dihargai, konon ditanam oleh Aphrodite, dan sering digunakan dalam mahkota pengantin.
5. Tanaman Herbal Medis: Seperti Sideritis (teh gunung) untuk mengobati luka perang, serta White Mulberry dan Myrtle yang digunakan untuk berbagai keperluan pengobatan.
Selain berbagai jenis tanaman, ada juga beberapa jenis bunga yang tumbuh dan berasal dari cerita mitologi Yunani.
Bunga-bunga Mitos antara lain: bunga seperti Narcissus (daffodil), lili, iris, dan mawar sangat dihargai untuk festival, karangan bunga, dan penggunaan dalam mitologi.
Tanaman-tanaman ini membentuk landasan ekonomi dan kebudayaan Yunani Kuno yang sangat bergantung pada hasil bumi Mediterania.
0 Response to "Tanaman - Tanaman Yang Berharga Pada Zaman Yunani Kuno"
Posting Komentar