Sebentuk Senandika

Sudah lama aku mencarimu. Lewat kata-kata yang kurangkai. Lewat lagu yang kudendangkan siang dan malam. Lewat puisi yang kubacakan lirih. Aku mencarimu.
Entah berapa tempat yang sudah aku datangi, dari ujung ke ujung, dari tiap sudut, aku mencarimu dan engkau tetap tak kutemukan.
Engkau menghilang untuk waktu yang tak kuketahui. Engkau pergi menjauh dari semua kenangan. Jauh dan tak mudah kujangkau.
Syahdan, engkau tak jua kutemukan.
Entah berapa lama aku mencarimu, siang dan malam kugunakan waktuku untuk mencarimu.
Tahukah kamu?
Selama pencarianmu, aku sadar jikalau engkau sangat berharga bagiku.
Mencarimu adalah petualangan menantang dalam hidupku.
Dalam keputusasaan pencarianmu seolah hidupku seperti meniti jembatan tipis yang anginnya bisa menghempaskan diriku dalam jurang kenistaan.
Setiap detik yang kuhabiskan untuk mencarimu adalah kenangan terindah sekaligus pahit. Pahit yang membuat kuat untuk terus mencarimu.
Setiap pertentangan yang bergemuruh kala mencarimu menjadi sayap yang kuat di kedua sisinya.
Tak akan lelah aku mencarimu karena suatu hari semuanya menjadi kita. Tak terpisah lagi antara engkau dan aku. Aku adalah kamu dan kamu adalah aku!

Mencarimu adalah petualangan menantang dalam hidupku (www.iden.web.id)
     


Kucari kamu lewat kata (www.iden.web.id)



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sebentuk Senandika"

Posting Komentar